Liputan6.com, Jakarta: Keterbatasan bukan alasan seseorang untuk menyerah. Hal ini dibuktikan oleh para atlet paragames yang meski menyandang disabilitas, prestasinya mengharumkan nama bangsa. Hal itu terlihat dalam pertandingan tenis meja antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan atlet paragames David Jacob, Kamis (26/1). Dalam pertandingan itu Presiden pun akhirnya kalah rubber set.
Keberhasilan Jacob mengalahkan Presiden SBY sebuah bukti bahwa penyandang disabilitas tidak boleh diremehkan. Karena itu Presiden meminta diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dihapuskan.
Dalam ajang paragames se-Asia Tenggara pada November lalu, kontingen Indonesia menjadi runner up dengan meraih 113 medali emas. Prestasi itu membuktikan bahwa penyandang disabilitas mampu berkompetisi seperti layaknya mereka yang normal. Prestasi sebagai runner up ASEAN itu mendapat apresiasi dari Presiden SBY.