stevan
Mod'training

Posts: 899
Joined: Sep 2011
Reputation: 367

|
RE: renungan harian ( kristen )
Si penggerutu
Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu. (Yakobus 5:9)
Tinggallah seorang kakek berjanggut panjang yang hidup di sebuah desa. Kakek ini memiliki dua orang cucu yang hidup bersama dengan dia dan anaknya di sebuah gubuk kecil di pinggir sawah. Pada suatu pagi sebelum si kakek bangun dari tidurnya, kedua cucunya bermain di dalam kamar. Melihat kakek mereka sedang tidur mereka melakukan sesuatu yang kurang sopan; mereka mengoleskan terasi udang yang baunya tajam ke sanggut si kakek. Pada siang harinya si kakek terbangun dan langsung bersungut marah, ia berkata: “KAMARNYA BAU SEKALI!”
Si kakek kemudian mengendus-ngendus kea rah bawah tempat tidur, ke lantai kamar, bahkan sampai ke tembok. Setelah di dalam kamar tidak menemukan sumber baunya, kemudian ia beralih ke luar kamar. Si kakek tetap mencium bau terasi walaupun ia tidak menemukan sumbernya baik di dalam kamar maupun di luar kamar. Akhirnya ia penasaran dan pergi ke luar rumah dan bau terasi itu tetap ia cium. Bahkan baunya tidak memudar sedikitpun. Tanpa terasa dia sudah berada di tengah sawah. Dengan sangat kesal ia pun berteriak kembali, “DUNIA INI BAU TERASI !”
Pro & Biz, kita dapat bercermin dari kisah di atas. Mungkin saja “bau terasi” itu ada dalam diri kita sendiri bukan pada orang lain atau lingkungan di mana kita berada. Jika kita merasa orang lain tidak bersikap baik kepada kita, mungkin saja kita yang awalnya sudah memberi penilaian yang butuk terhadap apapun yang ada di sana. Marilah kita bersama-sama mengoreksi diri dengan jujur. Siapa tahum sumber kesalahan sebenarnya terletak pada diri kita sendiri. (AA)
PERUBAHAN YANG HARUS DIDAHULUKAN
ADALAH PERUBAHAN DIRI SENDIRI
edisi BOM 075 hari ke 3
|
|
| 11-14-2011 08:24 AM |
|
stevan
Mod'training

Posts: 899
Joined: Sep 2011
Reputation: 367

|
RE: renungan harian ( kristen )
Tukang Becak
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. ( Galatia 6:9 )
Seperti biasa, setiap pagi, Suyatno selalu mengayuh becaknya di antara keramaian jalan di Kota Yogyakarta. Profesi ini sudah ditekuni warga Terban, Yogyakarta, itu sejak 1975 silam untuk menyambung hidup sehari-hari. Sementara istri Suyatno, Saniyem, membantu menambah penghasilan keluarga dengan menjadi pemulung barang-barang bekas di rumah sakit. Namun, di suatu pagi, Suyatno tak mangkal di depan sebuah hotel untuk mencari penumpan seperti biasanya. Sebab, bapak empat anak ini mendapat undangan dari Universitas Gadjah Mada untk menghadiri sebuah pertemuan dengan orangtua mahasiswa di kampus tersebut.
Dengan mengayuh becaknya, Suyatno datang ke kampus UGM. Kehadirannya langsung disambut pihak penyelenggara dengan memintanya duduk di kursi barisan depan. Dirinya diminta maju dan menceritakan pengalaman mengkuliahkan anaknya di UGM yang kini sudah menjadi dokter. Saat ini, Suyatno mengaku bisa tersenyum lega dan menjalani hari tuanya dengan tenang karena anak-anaknya sudah bisa mandiri. Si bungsu, Agung Bhaktiar, kini tengah menjalani program magang di Rumah Sakit Umum Daerah Kulonprogo setelah menyandang gelar dokter di UGM.
Pro & Biz, sebagaimana kita ketahui bahwa untuk kuliah kedokteran diperlukan biaya yang cukup mahal. Bagi seorang tukang becak, apakah mungkin dia bisa menyekolahkan anaknya hingga menjadi seorang dokter? Mustahil bukan? Tetapi Suyatno tidak putus asa dan dia tetap melakukan bagiannya dengan apa yang dia punya, dengan apa yang ada di depan mata, yaitu menjalani profesi sebagai tukang becak. Profesi sama sekali tidak menjamin kita mampu mengatasi tantangan hidup. Namun kebesaran hati kitalah yang dapat membuat kita bertahan dan membawa kita mewujudkan kehidupan yang lebih baik. (AA)
YOU HAVE TO BELIEVE IN YOURSELF WHEN NO ONE ELSE DOES THAT MAKES YOU A WINNER
edisi BOM 075 hari ke 5
|
|
| 11-15-2011 08:49 AM |
|
stevan
Mod'training

Posts: 899
Joined: Sep 2011
Reputation: 367

|
RE: renungan harian ( kristen )
Ubah strateginya !
Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? ( Lukas 14:31 )
Levi Strauss berangkat dari Eropa ke San Francisco dengan membawa beberapa potong tekstil untuk djual. Saat itu di Amerika sedang demam tambang emas, dan Strauss mencoba peruntungan dengan menjual tekstilnya kepada para penambang emas. Strauss berhasil menjual seluruh barangnya kecuali tenda-tenda yang terbuat dari kanvas. Kemudian dari sisa potongan kanvas itu, ia membuat beberapa potong celana untuk dijual kembali. Ternyata orang-orang menyukai celana kanvas buatan Strauss, hal ini disebabkan celana kanvas tahan lama, tidak mudah rusak ataupun sobek. Karena celana kanvas buatan Strauss laku keras, ia mulai berimprovisasi dengan menggunakan bahan blue jeans yang ia pesan dari italia. Ia lalu mulai memproduksi celana jeans dalam jumlah banyak, dan para penambang pun ketagihan dengan celana buatan Strauss hingga muncul istilah “those pants of Levi’s” atau celana si Levi. Setelah itu tercetuslah merk dagang bernama Levi’s, yang merupakan merk dagang celana jeans pertama di dunia.
Pro & Biz, saat mengetahui bahwa tenda-tendanya kurang laku, maka Levi mengubah strategi penjualannya, menjadi sisa-sisa bahan tenda menjadi celana. Dan ternyata idenya berhasil. Saat usaha kita berjalan di tempat, tidak mengalami pertumbuhan yang signifikan, apa yang kita lakukan? Apakah kita hanya diam saja dengan kondisi tersebut, atau sebaliknya mencari solusi lain dan mengubah strate penjualan? Keadaan tidak akan berubah sebelum kita merubahnya. Mari jangan ‘berlama-lama’ dalam keadaan yang takl menguntungkan kita. Mintalah hikmat Tuhan, gunakan cara-cara yang berbeda untuk menghasilkan perbedaan yang nyata. (IS)
HENTIKAN APA YANG TERLALU LAMA ANDA LAKUKAN YANG TIDAK MEMBER KEMAJUAN
edisi BOM 075 hari ke 6
|
|
| 11-15-2011 04:29 PM |
|
stevan
Mod'training

Posts: 899
Joined: Sep 2011
Reputation: 367

|
RE: renungan harian ( kristen )
Pentingnya tantangan
Berkatalah Elia: "Yang kauminta itu adalah sukar. Tetapi jika engkau dapat melihat aku terangkat dari padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian, dan jika tidak, tidak akan terjadi." (II Raja-raja 2:10)
Agatha Christie adalah seorang penulis asal Inggris yang dikenal sebagai Master of The Mystery Novel atau Queen of Crime. Novel bergenre misterinya begitu terkenal ke seluruh dunia. Ia menulis 80-an novel. Sebanyak 30-an novelnya sudah diadaptasi ke dalam film. Di manakah ia belajar hingga menjadi penulis yang begitu produktif? Ternyata Agatha hanya belajar di rumah. Saat usianya menginjak 8 tahun, sang ibu mendatangkan tutor ke rumah. Ketika Perang Dunia I bergejolak, Agatha bekerja menjadi perawat. Kemudian ia bekerja di apotek rumah sakit yang banyak mengilhami cerita soal racun dalam novel-novelnya di kemudian hari. Noverl pertamanya lahir setelah kakaknya, Madge, memberinya tantangan, apakah ia bisa menulis novel. Tantangan itu ia jawab dengan novel pertamanya berjudul “The Mysterious Affair at Styles”. Dari sanalah ia meniti karier sebagai novelis.
Berawal darri sebuah tantangan, maka terciptalah novel-novel yang mengubah hidup Agatha. Saat Elia hendak terangkat, Elisa meminta dua bagian dari rohnya. Sebelum mengabulkan permintaan hambanya itu, Elia memberi tantangan kepada Elisa, “Jika engkau dapat melihat aku terangkat dai padamu, akan terjadilah kepadamu seperti yang demikian.” Elisa berhasil melewati tantangan Elia, dan ia pun menerima apa yang ia minta.
Pro & Biz, hidup mungkin akan terasa menyenangkan bila tidak ada tantangan. Namun itu hanya akan menjadikan kita pribadi yang tidak berjalan kemana-mana, tidak berkembang dan maju. Jadi, bersyukurlah untuk setiap tantangan yang Tuhan izinkan ada, karena itu memacu kita untuk terus dan terus berjuang dan menang. (IS)
HIDUP INI SEPERTI HALNYA MENDAKI
PENUH TANTANGAN TAPI ADA KEPUASAN
edisi BOM 075 hari ke 7
|
|
| 11-16-2011 08:45 AM |
|
stevan
Mod'training

Posts: 899
Joined: Sep 2011
Reputation: 367

|
RE: renungan harian ( kristen )
Ketika depresi datang
Tetapi siapa yang termasuk orang hidup mempunyai harapan, karena anjing yang hidup lebih baik dari pada singa yang mati. (Pengkotbah 9:4 )
Salah satu artis Korea yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan tr4gis adalah Choi Jon Sil. Artis top Korea ini ditemukan tewas bunuh diri dengan cara menggantungkan dirinya di kamar mandi di rumahnya di Seoul. Sebelum meninggal, Choi Jon Sil sempat menuliskan pesan. Dia meminta agar ibunya menjaga anak-anaknya apapun yang terjadi. Sama dengan artis Korea lainnya yang melakukan bunuh diri karena alasan depresi, Choi Jon Sil pun mengalami depresi sejak 2004 silam sejak dia mengalami perceraian. Menurut salah satu teman dekatnya, Choi Jin Sil sangat tertekan dengan perceraiannya dan juga masalah utangnya.
Tidak ada seorang pun di dunia ini yang kebal akan rasa putus asa, depresi, atau stress. Setiap kita pernah mengalaminya. Namun pertanyaannya adalah saat kita mengalami keadaan tertekan, down, sedih, apa yang kita lakukan? Saar raja Daud berada dalam kondisi seperti itu, ia berlari kepada Tuhan. Dia bergumul selama beberapa waktu dan ia keluar sebagai pemenangnya. Ketika Elia mengalami hal serupa, malaikat Tuhan datang dan menyuruhkan makan dan minum sampai dua kali. Itu menandakan bahwa kita sedang berada dalam masa-masa sulit, Tuhan mau agar kita “makan dan minum” firman-Nya lebih dari biasanya. Tujuannya supaya kita sanggup menjalani perjalanan hidup yang masih sangat panjang ini.
Pro & Biz, berkaca dari dua pengalaman di atas, saat hidup terasa begitu menekan, mari berlari kepada Tuhan, bukan yang lain. Lalu banyak-banyaklah membaca dan merenungkan firman-Nya. Yakinlah bila kita melakukannya, kita akan beroleh kekuatan yang baru, behkan terhindar dari pikiran bodoh untuk mengakhiri hidup kita. (IS)
HIDUP BUKAN HANYA BERHASIL MENGATASI BADAI
TETAPI JUGA BISA MENARI DI TENGAH BADAI
edisi BOM 075 hari ke 8
|
|
| 11-16-2011 03:37 PM |
|
stevan
Mod'training

Posts: 899
Joined: Sep 2011
Reputation: 367

|
RE: renungan harian ( kristen )
Jangan lengah
Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua. ( Pengkotbah 9:11 )
Pembukaan Piala Dunia 1990 di Italia disambut dengan kemeriahan. Argentina datang dengan predikat juara bertahan, meskipun tidak memiliki skuad bertabur bintang, Argentina masih memiliki Diego Maradona dan bintang muda masa depan Claudia Caniggia. Saat babak penyisihan, Argentina sepertinya akan memenangkan pertandingan kala menghadapi Kamerun yang belum pernah menjuarai Piala Dunia. Namun diluar dugaan Argentina harus mengakui keunggulan Kamerun. Francois Oman Biyik menciptakan gol bagi Kamerun di menit ke-67 pertandingan. Dan siapa yang menyangka jika Argentina harus dikalahkan Kamerun dengan sembilan pemain di lapangan dengan skor 1-0?
Firman-Nya mengatakan bahwa kemenangan dan keunggulan bukan ditentukan karena kecepatan, dan kekuatan. Orang yang nampak kuat, hebat, mampu, belum tentu akan meraih keberhasilan. Begitu pula dengan orang yg terlihat lemah, kecil, sederhana, tidak berarti nasibnya akan susah dan jauh dari rasa bahagia. Karena itu, jika saat ini kita diberi keahlian yang lebih, perusahaan yang besar, bahkan kekayaan berlimpah, jangan menganggap bahwa semua itu akan bertahan selamanya. Begitu juga sebaliknya, bila kondisi kita sekarang masih di bawah, jangan menilai keadaan itu tidak akan dapat diubah lagi.
Pro & Biz, entah kita dalam kondisi ‘kuat atau lemah’, teruslah membangun kehidupan dan jangan lengah sedikitpun. Sehingga ketika kita kuat, kita akan semakin berjaya, dan ketika kita lemah kita akan menemukan makna kehidupan yang jauh lebih baik. (IS)
HIDUP IBARAT SEDANG BERSEPEDA
KETIKA ANDA BERHENTI MENGAYUH ANDA AKAN JATUH
edisi BOM 075 hari ke 9
|
|
| 11-17-2011 09:01 AM |
|
stevan
Mod'training

Posts: 899
Joined: Sep 2011
Reputation: 367

|
RE: renungan harian ( kristen )
Tuhan mengerti
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat. (Matius 25:15)
Menurut para ilmuwan, hewan yang memiliki suara paling keras adalah ikam Paus Biru (Balaenoptera musculus), yang juga menyandang gelar sebagai hewan terbesar di bumi. Suara ikan Paus Biru lebih keras daripada suara motor Harley Davidson. Lebih keras daripada suara konser rock yang paling keras. Lebih keras dari suara bom. Seberapa keras? 188 desibel! Angka ini sama dengan 1 juta kali suara mesin jet. Perlu diingat tingkat kekerasan suara bertambah secara logratimis. Ini berarti setiap kenaikan 10 desibel berarti peningkatan intensitas suara hingga 10 kali. Ini adalah salah satu alasan bagi kita semua untuk bersyukur, untung saja ikan paus tinggal di dalam laut.
Tuhan tahu bahwa ikan Paus memiliki suara yang begitu keras sehingga akan sangat mengganggu sekali bila ia hidup di darat. Karena itu, Tuhan merancang Paus hidup di dalam laut, yang jauh dari kehidupan manusia. Bukankah Tuhan kita itu mengerti akan segalanya? Bahkan untuk hal yang belum terpikirkan oleh manusia pun, Tuhan sudah memikirkannya dan punya solusinya. Begitu pula dengan kehidupan karir kita. Bila seringkali kita menaruh iri dan bertanya mengapa kita tidak seberhasil atau mempunyai jabatan dan pendapatan sebesar orang lain, Tuhan pun punya jawabannya. Itu terjadi karena Dia melihat kapasitas dan kemampuan kita. Bila kita diberi tugas lebih, mungkin keluarga kita akan terbengkalai. Bila kita diberi tanggung jawab yang lebih besar, kita mungkin akan tinggi hati atau bahkan melupakan-Nya.
Pro & Biz, Dia tahu yang segala terbaik bagi kita. Bahkan Dia yang paling mengerti batas kekuatan kita. Karena itu, jika saat ini kita merasa diberi 1 talenta, bersyukur saja. Bila kita diberi lebih dari itu, hal tersebut mungkin hanya akan menyusahkan diri kita. (IS)
BAGIAN TUHAN MEMBERI TALENTA
BAGIAN KITA MENGEMBANKANNYA
TANPA PERLU MEMPERTANYAKANNYA
edisi BOM 075 hari ke 10
|
|
| 11-17-2011 04:36 PM |
|